Kamis, 02 Februari 2012

Membuat jaringan (LAN)

Pada artikel ini, saya akan membahas mengenai cara membuat jaringan (LAN) kecil dengan 2 komputer dengan menggunakan kabel UTP. Untuk itu yang perlu Anda persiapkan adalah kabel UTP dan Jack RJ-45 yang sudah terpasang serta Network card pada masing-masing komputer. Biasanya komputer sekarang sudah dilengkapi dengan Lan Card pada motherboard komputer tersebut. Jika tidak ada Anda bisa membelinya di toko komputer bersama dengan kabel UTP dan Jack RJ-45.
Membuat Jaringan (LAN) dengan 2 Komputer 
Jika hanya menghubungkan 2 komputer, Anda tidak memerlukan sebuah hub atau switch. Namun, konfigurasi kabelnya yang sedikit berbeda. Jika Anda membuat jaringan untuk 2 komputer tanpa menggunakan hub atau switch, konfigurasi kebal yang digunakan adalah kabel Cross. Sebaliknya jika mengggunakan sebuah hub atau switch, untuk membuat jaringan lebih dari 2 komputer maka konfigurasi kabel yang digunakan adalah kabel Straight. (Silahkan baca Cara Memasang Kabel UTP Tipe Straight dan Cross)

Ok langsung saja saya bahas mengenai cara membuat jaringan (Lan) untuk menghubungkan 2 komputer. Beriikut langkah-langkahnya:

Colokkan kabel UTP yang sudah dikonfigurasi dengan kabel cross ke port LAN card komputer pertama Anda.
Jika Anda menggunakan Windows XP,buka Control Panel »» Network and Internet Connections »» Network Connections.
Jika Menngunakan Windows 7 atau Vista, buka Control Panel. Pada icon Network and Internet, klik tulisan View Networks Status and Task.

Selanjutnya akan muncul jendela Networks and Sharing Center. Pada sisi sebelah kiri jendela ini, klik tulisan Change Adapter Setting

Klik kanan pada Networkd Card Anda dan pilih properties.

Pada jendela Local Area Connection Properties, pilih Internet Protocol (TCP/IP) pada Windows XP atau Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) pada Windows 7 dan Vista. Kemudian klik tombol properties.

Pada jendela properties yang muncul, pilih opsi Use the followinf IP Address dan isikan dengan 192.168.0.1 pada IP Adrees, 255.255.255.0 pada Subnetmask. Input yang tersisa bisa Anda kosongkan.

Klik OK untuk menyimpan setting dan klik tombol OK juga pada Local Area Connection Properties
Selanjutnya agar kedua komputer tersebut bisa berhubungan, maka Workgroup dari komputer-komputer tersebut haruslah sama. Untuk itu, berikanlah nama Workgroup yang sama pada kedua komputer tersebut. Caranya sebagai berikut:

Untuk pengguna Windows XP, bukalah system Properties dengan mengklik kanan icon My Computer dan pilih properties. Anda juga menekan tombol kombinasi keyboard Win + Break.
Bagi Anda pengguna windows 7, caranya sedikit sama yaitu buka system properties dengan cara seperti pada windows XP. Pada jendela yang muncul klik tulisan Change Setting pada bagian Computer name, domain, and workgroup setting.


Pada jendela System Properties, baik Windows XP, Vista ataupun Windows 7, klik tombol Change.


Di jendela berikutnya berikan nama untuk komputer 1 dengan nama yang diinginkan. Misalkan DK-1. Dan berikan nama dari workgroup Anda. Contonya Dunia Komputer.

Klik OK dan klik OK juga pada jendela System Properties.
Agar perubahan yang baru Anda lakukan berpengaruh pada system maka diperlukan proses restart. Untuk itu retart komputer Anda. Lakukanlah langkah-langkah yang sama dengan diatas untuk melakukan konfigurasi Network Card dan merubah nama komputer serta workgroup pada komputer kedua. Namun, bedanya pada komputer 2, IP address yang diberikan adalah 192.168.0.2. Subnetmask sama yaitu 255.255.255.0. Sedangkan Nama komputer harus berbeda. Misalkan berikan nama DK-2. Namun, workgroup haruslah sama.

Untuk mengetahui apakah kedua komputer tersebut sudah terhubung lakukanlanh ping dari komputer 1 ke komputer 2 atau sebaliknya. Caranya sebagia berikut:

Buka Command Prompt dengan menekan tombol keyboard Win + R.
Pada CMD ketik perintah “ping IP Address”. Ip Addrees diisi dengan IP komputer yang ingin di ping. Jika Anda melakukan ping dari komputer 1, maka IP address diisi dengan IP komputer 2. Begitu juga sebaliknya. Contoh perintah ping dari komputer 1 ke komputer 2:
ping 192.168.0.2
Jika koneksi antar kedua komputer tersebut berhasil maka hasilnya akan seperti ini:
Pinging 192.168.0.2 with 32 bytes of data:

Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128

Ping statistics for 192.168.0.2:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms

Jika hasilnya seperti ini:
Pinging 192.168.0.2 with 32 bytes of data:

Request time out
Request time out
Request time out
Request time out

Ping statistics for 192.168.0.2:
Packets: Sent = 4, Received = 0, Lost = 4 (100% loss)

Berarti kedua komputer tersebut belum terkoneksi. Cobalah memeriksa apakah kabel sudah terhubung dengan benar atau mungkin saja ada kabel yang putus.


Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/01/membuat-jaringan-lan-dengan-2-komputer.html#ixzz1lI3j6in5

Kamis, 26 Januari 2012


Birds (class Aves) are feathered, winged, bipedal, endothermic (warm-blooded), egg-laying,vertebrate animals. With around 10,000 living species, they are the most speciose class oftetrapod vertebrates. They inhabit ecosystems across the globe, from the Arctic to the Antarctic.Extant birds range in size from the 5 cm (2 in) Bee Hummingbird to the 2.75 m (9 ft) Ostrich. Thefossil record indicates that birds evolved from theropod dinosaurs during the Jurassic period, around 160 million years (Ma) ago. Paleontologists regard birds as the only clade of dinosaurs to have survived the Cretaceous–Paleogene extinction event 65.5 Ma ago.
Modern birds are characterised by feathers, a beak with no teeth, the laying of hard-shelled eggs, a high metabolic rate, a four-chambered heart, and a lightweight but strong skeleton. All living species of birds have wings—the now extinct flightless Moa of New Zealand was the only exception. Wings are evolved forelimbs, and most bird species can fly, with some exceptions, including ratites, penguins, and a number of diverse endemic island species. Birds also have unique digestive and respiratory systems that are highly adapted for flight. Some birds, especiallycorvids and parrots, are among the most intelligent animal species; a number of bird species have been observed manufacturing and using tools, and many social species exhibit cultural transmission of knowledge across generations.
Many species undertake long distance annual migrations, and many more perform shorter irregular movements. Birds are social; they communicate using visual signals and through calls and songs, and participate in social behaviours, including cooperative breeding and hunting, flocking, andmobbing of predators. The vast majority of bird species are socially monogamous, usually for one breeding season at a time, sometimes for years, but rarely for life. Other species have polygynous("many females") or, rarely, polyandrous ("many males") breeding systems. Eggs are usually laid in a nest and incubated by the parents. Most birds have an extended period of parental care after hatching.
Many species are of economic importance, mostly as sources of food acquired through hunting or farming. Some species, particularly songbirds and parrots, are popular as pets. Other uses include the harvesting of guano (droppings) for use as a fertiliser. Birds figure prominently in all aspects of human culture from religion to poetry to popular music. About 120–130 species have becomeextinct as a result of human activity since the 17th century, and hundreds more before then. Currently about 1,200 species of birds are threatened with extinction by human activities, though efforts are underway to protect them.

 Perkembangbiakan secara kawin terjadi karena adanya
pembuahan sel telur oleh sel sperma. Sel sperma
dihasilkan hewan jantan. Adapun sel telur dihasilkan
hewan betina.
Berdasarkan caranya, pembuahan pada hewan
dibedakan menjadi dua. Pertama, pembuahan di luar
tubuh. Kedua, pembuahan di dalam tubuh.
a. Pembuahan di Luar Tubuh (Fertilisasi Eksternal)
Pembuahan di luar tubuh terjadi karena penggabungan
sel telur dan sperma terjadi di luar
tubuh induknya. Contohnya, pada ikan dan katak.
b. Pembuahan di dalam Tubuh ( Fertilisasi Internal)
Pembuahan di dalam tubuh artinya penggabungan
sel telur dan sel sperma terjadi di dalam tubuh
induknya. Pembuahan di dalam tubuh terutama
terjadi pada kelompok reptilia (hewan melata),
unggas, dan mamalia (hewan menyusui).

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKrd8tPdCEsyHl1XIbs_UNsTZhCsZ9MmAQA8brPzA0dKRTqW1hmOxXBV4_i8NI6Si2P8NnrSV9kNd2W6WWKe_FtX4wNYG7SZpYDBhOQVwml-8fPO1fr80YPXJjHh5IhCx_n_JdLSvUr5A/s200/animais-oviparosanimais-ovipar.jpg
Perkembangbiakan secara kawin pada hewan
dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.
a. Hewan yang Berkembang Biak dengan Bertelur
(Ovipar)
Pada hewan bertelur, pertumbuhan dan perkembangan embrio terjadi di luar tubuh induknya. Embrio itu dibungkus dan dilindungi oleh cangkang. Embrio di dalam telur ini dilengkapi dengan kuning telur (yolk). Kuning telur digunakan sebagai cadangan makanan untuk perkembangan embrio. Jika embrio telah tumbuh sempurna, telur akan menetas dan keluarlah individu baru. Hewan yang berkembang biak secara bertelur disebut ovipar. Ayam dan burung merupakan contoh hewan bertelur. Contoh hewan reptil yang bertelur ialah penyu
b. Hewan yang Berkembang Biak dengan Melahirkan(Vivipar)
Pada hewan yang melahirkan anak,sel telur dibuahi oleh sperma di dalam tubuh induknya. Pertumbuhan dan perkembangan embrio terjadi di dalam tubuh induknya. Embrio akan berada di dalam tubuh induknya sampai waktunya dilahirkan. Hewan yang berkembang biak secara melahirkan disebut vivipar.
Contohnya, sapi, kucing, kambing, dan
singa
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgPNcxi1BJHhEMu8NSfEYKHcSmcpCmjpnpkiUVdrG8HkGFfBHrDAi9G2rkp2-1WzJGqdRFwf4hfxTqyvNqTrZ6TOxFH2ODH5YHGagNIUBiZI7GFhea4QaGAzhvI8Nfkw-X4KFN4iDVJzAw/s200/KODOK.jpg
c. Hewan yang Berkembang Biak dengan Bertelur- Melahirkan (Ovovivipar)
Selain hewan ovipar dan vivipar, ada juga hewan yang dapat bertelur-melahirkan. Hewan demikian disebut dengan ovovivipar. Pada hewan tersebut, setelah terjadi pembuahan, telur terus berkembang di dalam tubuh induk. Makanan yang dibutuhkan embrio tidak berasal dari induk. Akan tetapi, makanan berasal dari cadangan makanan yang terdapat di dalam telur. Setelah tiba waktunya dilahirkan, anaknya akan keluar dari tubuh induknya. Contoh hewan ovovivipar adalah paus

Birds


Birds (class Aves) are feathered, winged, bipedal, endothermic (warm-blooded), egg-laying,vertebrate animals. With around 10,000 living species, they are the most speciose class oftetrapod vertebrates. They inhabit ecosystems across the globe, from the Arctic to the Antarctic.Extant birds range in size from the 5 cm (2 in) Bee Hummingbird to the 2.75 m (9 ft) Ostrich. Thefossil record indicates that birds evolved from theropod dinosaurs during the Jurassic period, around 160 million years (Ma) ago. Paleontologists regard birds as the only clade of dinosaurs to have survived the Cretaceous–Paleogene extinction event 65.5 Ma ago.
Modern birds are characterised by feathers, a beak with no teeth, the laying of hard-shelled eggs, a high metabolic rate, a four-chambered heart, and a lightweight but strong skeleton. All living species of birds have wings—the now extinct flightless Moa of New Zealand was the only exception. Wings are evolved forelimbs, and most bird species can fly, with some exceptions, including ratites, penguins, and a number of diverse endemic island species. Birds also have unique digestive and respiratory systems that are highly adapted for flight. Some birds, especiallycorvids and parrots, are among the most intelligent animal species; a number of bird species have been observed manufacturing and using tools, and many social species exhibit cultural transmission of knowledge across generations.
Many species undertake long distance annual migrations, and many more perform shorter irregular movements. Birds are social; they communicate using visual signals and through calls and songs, and participate in social behaviours, including cooperative breeding and hunting, flocking, andmobbing of predators. The vast majority of bird species are socially monogamous, usually for one breeding season at a time, sometimes for years, but rarely for life. Other species have polygynous("many females") or, rarely, polyandrous ("many males") breeding systems. Eggs are usually laid in a nest and incubated by the parents. Most birds have an extended period of parental care after hatching.
Many species are of economic importance, mostly as sources of food acquired through hunting or farming. Some species, particularly songbirds and parrots, are popular as pets. Other uses include the harvesting of guano (droppings) for use as a fertiliser. Birds figure prominently in all aspects of human culture from religion to poetry to popular music. About 120–130 species have becomeextinct as a result of human activity since the 17th century, and hundreds more before then. Currently about 1,200 species of birds are threatened with extinction by human activities, though efforts are underway to protect them.

 Perkembangbiakan secara kawin terjadi karena adanya
pembuahan sel telur oleh sel sperma. Sel sperma
dihasilkan hewan jantan. Adapun sel telur dihasilkan
hewan betina.
Berdasarkan caranya, pembuahan pada hewan
dibedakan menjadi dua. Pertama, pembuahan di luar
tubuh. Kedua, pembuahan di dalam tubuh.
a. Pembuahan di Luar Tubuh (Fertilisasi Eksternal)
Pembuahan di luar tubuh terjadi karena penggabungan
sel telur dan sperma terjadi di luar
tubuh induknya. Contohnya, pada ikan dan katak.
b. Pembuahan di dalam Tubuh ( Fertilisasi Internal)
Pembuahan di dalam tubuh artinya penggabungan
sel telur dan sel sperma terjadi di dalam tubuh
induknya. Pembuahan di dalam tubuh terutama
terjadi pada kelompok reptilia (hewan melata),
unggas, dan mamalia (hewan menyusui).

Perkembangbiakan secara kawin pada hewan
dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.
a. Hewan yang Berkembang Biak dengan Bertelur
(Ovipar)
Pada hewan bertelur, pertumbuhan dan perkembangan embrio terjadi di luar tubuh induknya. Embrio itu dibungkus dan dilindungi oleh cangkang. Embrio di dalam telur ini dilengkapi dengan kuning telur (yolk). Kuning telur digunakan sebagai cadangan makanan untuk perkembangan embrio. Jika embrio telah tumbuh sempurna, telur akan menetas dan keluarlah individu baru. Hewan yang berkembang biak secara bertelur disebut ovipar. Ayam dan burung merupakan contoh hewan bertelur. Contoh hewan reptil yang bertelur ialah penyu
b. Hewan yang Berkembang Biak dengan Melahirkan(Vivipar)
Pada hewan yang melahirkan anak,sel telur dibuahi oleh sperma di dalam tubuh induknya. Pertumbuhan dan perkembangan embrio terjadi di dalam tubuh induknya. Embrio akan berada di dalam tubuh induknya sampai waktunya dilahirkan. Hewan yang berkembang biak secara melahirkan disebut vivipar.
Contohnya, sapi, kucing, kambing, dan
singa
c. Hewan yang Berkembang Biak dengan Bertelur- Melahirkan (Ovovivipar)
Selain hewan ovipar dan vivipar, ada juga hewan yang dapat bertelur-melahirkan. Hewan demikian disebut dengan ovovivipar. Pada hewan tersebut, setelah terjadi pembuahan, telur terus berkembang di dalam tubuh induk. Makanan yang dibutuhkan embrio tidak berasal dari induk. Akan tetapi, makanan berasal dari cadangan makanan yang terdapat di dalam telur. Setelah tiba waktunya dilahirkan, anaknya akan keluar dari tubuh induknya. Contoh hewan ovovivipar adalah paus